Selasa, 02 Agustus 2022

WHERE IS THE END OF THIS FEET STORY

 Chapter I

No Time To Cry

31 Agustus 2022

"Ana !"

"Ana !, Ana injek remmm" tiba-tiba suara seorang wanita memecah lamunan, bisa-bisanya mata saya terpaku hanya pada daun yang melingkari tulisan nama sebuah toko. Dan didepan sudah berdiri saja dengan pasrah seorang pedagang entah apa yang dijualnya sambil mendorong gerobaknya.

"Astagfirulloh, iya bu. Tadı Ana liat itu emmm, itu yang dipinggir...." Untung saja jarak masih jauh dan saya sempat menginjak rem walaupun orang-orang dimobil yang saya kendarai pada kaget dan tiba-tiba saja lidah ini kaku untuk jelaskan apa yang terjadi tadi.

"Kamu melamun nak, udah Ibu saja yang nyetir" saya ditawarkan bantuan.

"Udah ga apa-apa bu, biar Ana aja yang nyetir" Anak mana yang tega membiarkan orangtua nyetir sedangkan kita yang masih segar bugar hanya duduk manis sambil menikmati perjalanan.

"Fokus nak, sudah jangan dipikirkan. Ibu tau ini berat tapi kita healing aja dan ................................." entahlah apa kelanjutan kalimat  tersebut karena sesekali pikiran ini travelling ke hal lain. Bahaya, tidak untuk diikuti.

Bersambung..........



Tidak ada komentar:

Posting Komentar